Jenis, Habitat, dan Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar (1)

Saat ini budidaya ikan gurame menjadi salah satu lahan bisnis yang cukup menggiurkan. Di berbagai daerah di tanah air, banyak orang dan komunitas yang membuka lahan untuk memelihara gurame. Hal ini tentunya tidak terlepas dari tingginya kebutuhan dan permintaan pasar terhadap ikan konsumsi yang satu ini.

Gurame termasuk jenis ikan konsumsi yang paling terkenal di Asia. Tak sedikit warung kaki lima, kafe, rumah makan, hingga restoran besar dan hotel berbintang yang menyediakan aneka menu masakan ikan gurame. Selain cita rasanya yang sangat lezat, gurame juga diketahui kaya gizi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Karakteristik dan Habitat Ikan Gurame

Ikan gurami (Osphronemus goramy) merupakan ikan air tawar dengan beragam sebutan. Ada yang menyebutkan dengan nama grameh (Jawa), gurame (Sunda), kaloi (Melayu), ikan kali, dan lainnya. Namun karena nama gurame lebih populer maka di Google nama ini yang sering digunakan.

jenis ikan gurame

Gurami awalnya ditemukan menyebar di berbagi kawasan pulau Sunda Besar, dari Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan. Habitat ikan gurame terutama di rawa, sungai, kolam, maupun di danau air payau. Namun ikan ini umumnya lebih menyukai kolam yang dangkal dan tenang yang ditumbuhi banyak tanaman.

Ikan konsumsi ini memiliki bentuk yang ideal. Tubuhnya agak panjang dan lebar dengan badan pipih. Panjang tubuhnya umumnya dua kalinya tinggi atau lebar tubuhnya dengan panjang ada yang bisa mencapai 1 meter. Bentuk mulutnya kecil dan miring dengan bibir bagian bawah lebih menyembul dibandingkan yang atas.

Baca juga: Ikan Gabus, Manfaat dan Cara Budidayanya Yang Efektif

Yang menarik, gurame memiliki labirin yang berfungsi sebagai alat pernapasan tambahan. Hal ini membuat ikan ini mampu bertahan hidup saat kondisi air berubah menjadi jelek. Namun gurame sangat menyukai kawasan tinggi hingga 800 mdpl. Begitu pun suhu ideal untuk ternak ikan ini sekitar 24 hingga 28 derajat celcius. Sebaliknya, pertumbuhan gurami akan mandeg jika diternak dalam kolam dengan suhu dibawah 15 derajat celcius.

Tahapan Budidaya Ikan Gurame

Secara garis besar, budidaya ikan gurame yang berhasil harus dilakukan dengan memperhatikan tiga tahapan ini, yaitu tahap pembibitan, pendederan, dan tahap pembesaran. Tahap pembibitan dilakukan dengan mempersiapkan indukan gurami untuk untuk dipijahkan. Sedangkan pendederan dilakukan untuk menetaskan telur hasil pembibitan hingga menjadi anakan gurami.

ikan gurame

Sedangkan tahapan pembesaran dilakukan untuk membesarkan anakan gurami yang biasanya berukuran 125 gram/ekor sampai menjadi gurame yang siap konsumsi dengan berat dari 400 gram sampai 1 kg perekor.

Ada peternak atau pembudidaya yang melakukan ketiga tahapan di atas. Namun untuk para pemula yang kurang paham dalam pemijahan atau pendederan bisa langsung meloncat dan mengambil yang tahap ketiga saja. Untuk bibit ikan gurame tinggal membeli yang berkualitas dari pusat pendederan ikan yang tentunya banyak terdapat di berbagai daerah.

1.Syarat Lokasi dan Kondisi Kolam

Dalam budidaya ikan gurame sangat penting untuk memperhatikan berbagai syarat lokasi dan kondisi kolam yang ideal untuk ternak ikan ini. Berikut ini syarat lokasi dan kondisi kolam untuk ternak ikan gurame:

  1. Pilih lokasi kolam budidaya pada ketinggian sekitar 50 hingga 400 mdpl.
  2. Gunakan air kolam dengan kualitas yang baik dan bersih, tidak keruh dan juga bebas dari bahan beracun dan berbahaya.
  3. Suhu air dijaga antara 24 hingga 30 derajat celcius.
  4. Jaga dan pertahankan tingkat keasaman atau kadar pH air antara 7 hingga 8.
  5. Perhatikan kandungan oksigen terlarut dalam air kolam minimal 2 mg/liter.
  6. Kedalaman kolam sebaiknya dibuat antara 100 hingga 120 cm. Rencanakan juga agar sistem air kolam bisa mengalir dengan baik karena sangat mempengaruhi pertumbuhan ikan gurame.

Itulah berbagai kondisi dan syarat kolam dalam budidaya yang sebaiknya diperhatikan. Selanjutnya anda bisa mempersiapkan dan memilih budidaya ikan gurame di kolam tanah, kolam tembok, atau cara budidaya ikan gurame di kolam terpal.

2.Persiapan Kolam Budidaya Ikan Gurame

Untuk anda para pemula yang ingin beternak gurame, tak ada salahnya untuk mempersiapkan kolamnya agar bisa langsung digunakan untuk pembesaran ikan. Persiapan kolam harus dilakukan dengan baik sebelum menebarkan benih ikan gurame yang dibeli dari pendederan yang ada.

cara budidaya ikan gurame agar cepat besar

Ada beberapa jenis kolam yang bisa dipilih untuk ternak ikan gurame. Anda bisa memilih budidaya ikan gurame di kolam tembok, di kolam tanah, ataupun dengan budidaya ikan gurame di kolam terpal. Masing-masing jenis kolam tersebut memiliki keunggulan dan membutuhkan persiapan yang berbeda.

2a. Persiapan Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah

Untuk mempersiapkan budidaya ikan gurame di kolam tanah, sebaiknya cangkuli tanah terlebih dahulu yang berguna untuk proses dekomposisi. Perhatikan juga saluran air kolam dengan memberikan filter atau saringan yang sangat penting untuk mencegah masuknya hama dan predator ke dalam kolam.

Lihat juga: Panduan Budidaya Ikan Nila dan Peluang Bisnisnya Yang Prospektif

Setelah tanah dicangkul kemudian lakukan pengapuran dengan kapur dolomit yang berguna untuk menstabilkan PH air nantinya. Langkah pertama taburkan pupuk kandang pada dasar kolam. Setelah itu tambahkan juga bakteri penunjang guna menumbuhakan plankton yang akan menjadi makanan alami tambahan bagi ikan gurame. Diamkan kolam sekitar 10 hingga 14 hari agar semua bahan pupuk menyatu secara alami.

Selain itu untuk budidaya ikan gurame di kolam tanah sebaiknya tekstur tanah yang dipilih adalah jenis tanah liat atau lempung berpasir yang tidak porous. Hal ini agar bisa menahan massa air. Kemiringan tanah sebaiknya juga dijaga antara 3 hingga 5 % yang akan memudahkan dalam pengairan.

2b. Persiapan Budidaya Ikan Gurame di Kolam Terpal

Karena budidaya ikan gurame di kolam tembok juga mirip dengan menggunakan terpal, maka pembahasan akan disatukan. Apalagi sebelum mlapoisi dengan terpal, anda bisa membuat kolam dari tanah, dilapisi beton, bambu, atau bahan lainnya.

budidaya ikan gurame

Setelah itu jangan lupa untuk membuat lubang di dasar kolam untuk tempat saluran pembuangannya dengan memasangn paralon. Setelah itu lapisi dasar kolam dengan sekam padi dengan tebal sekitar 10 hingga 15 cm.

Selanjutnya pasang terpal menyesuaikan bentuk kolam. Perhatikan juga sambungan aluran pembuangannya. Sesudah terpal terpasang dengan baik dan rapat, selanjutnya cuci terpal kolam dengan air sabun sampai bersih dan bau plastik terpalnya hilang. Diamkan dan keringkan kolam terpal sekitar 3 hari sampai siap.

bibit ikan gurame

Langkah selanjutnya adalah pengisian kolam dengan air hingga setinggi 50-75 cm (atau 70 persen dari ketinggian kolam). Selain agar ikan tidak gampang melompat, ini juga mengantisipasi jika turun hujan. Jangan lupa menambahkan suplemen organik yang berfungsi untuk menumbuhkan plankton dan pakan alami ikan dengan dosis 3 ml perm3. Diamkan kolam sekitar seminggu agar agar pakan alami tumbuh dengan baik.

3.Penebaran Bibit Ikan Gurame

Setelah kolam siap, langkah selanjutnya adalah melakukan pemindahan atau penabaran benih ikan gurame. Sebaiknya lakukan penabaran ini saat pagi hari, yaitu antara pukul 07.00 hingga 09.00. Jika benih dibeli dari pendederan, sebaiknya rendam bungkus plastik benih di kolam beberapa lama untuk menyesuaikan suhunya agar agar ikan tidak stress. Setelah siap lalu lepaskan ikatannya dan biarkan bibit gurame keluar sendiri ke dalam kolam.

Demikianlah ulasan tentang jenis, habitat, dan cara budidaya ikan gurame agar cepat besar tahap 1 yang sebaiknya anda perhatikan. Untuk pembahasan tentang memelihara dan membesarkan ikan gurame maupun pentingnya makanan ikan gurame akan diulas pada postingan mendatang.

Ikaniak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pakan dan Cara Pemeliharaan Kolam Budidaya Ikan Gurame (2)

Sun Oct 20 , 2019
Menyambung pembahasan tentang cara budidaya ikan gurame agar cepat besar, kali ini postingan akan membahas tentang masalah pakan dan cara pemeliharaan dan pembesaran ikan gurame. Kedua masalah ini bahkan menyita hampir semua waktu dan biaya pemeliharaan yang dilakukan hingga tiba waktunya panen. Seperti telah dibahas pada postingan sebelumnya bahwa ternak […]
ternak ikan gurame